Tag: Tutorial

Mengenal External ID pada Odoo

Saat anda menggunakan odoo, pernahkah anda memiliki pertanyaan mengenai apa itu External ID ? Seperti saat anda akan meng-export suatu data, misal master customer seperti pada gambar di bawah ini. Atau saat anda mengedit tampilan suatu form, seperti pada gambar dibawah ini. Sebenarnya apa sih External ID itu ? Dan apa fungsinya ? Pada dasarnya ….  Read More

Mengatasi Error Column Does Not Exist pada Odoo

Sebagai programmer odoo, di tengah-tengah proses pengembangan sebuah module atau addon, pernahkah anda mengalami hal tidak mengenakkan seperti setelah anda merefresh browser, tiba-tiba muncul pesan Internal Server Error seperti dibawah ini ? Setelah kita cek di terminal atau file log, ternyata muncul pesan ProgrammingError: column res_partner.max_order_item does not exist seperti pada gambar dibawah ini. Dari ….  Read More

Membaca Source Code Odoo : Jurnal Delivery Order

Tulisan ini adalah bagian kedua dari seri Membaca Source Code Odoo. Kali ini saya akan membahas bagaimana mencari potongan source code yang berfungsi untuk membuat jurnal saat Delivery Order di validate. Untuk mengikuti tulisan ini pastikan anda memiliki produk dengan pengaturan Inventory Valuation bernilai Automated. Untuk mengecek pengaturan ini, buka master produk anda kemudian klik ….  Read More

Membaca Source Code Odoo : Sidebar

Seperti kita tahu, tiap setahun sekali odoo selalu ganti versi. Tidak enaknya, tiap ganti versi selalu ada yang berubah, baik yang dikurangi atau ditambah. Oleh karena itu saya sebagai programmer odoo, mencoba untuk tidak menghapal kode odoo, bahkan kode yang sering digunakan sekalipun, seperti membuat Action Window. Saya pernah mencoba untuk menghapal kode pembuatan Action ….  Read More

Membuat Scheduled Actions pada Odoo

Scheduled Actions atau biasa disebut Cron Job adalah sebuah action yang akan dijalankan secara otomatis dalam waktu tertentu, bisa setiap beberapa menit sekali, beberapa jam sekali, atau beberapa hari sekali. Biasanya Scheduled Actions digunakan untuk pekerjaan yang rutin dilakukan tetapi tidak membutuhkan aksi pengguna, misal membuat laporan di akhir bulan, mengirim email kepada customer jika ….  Read More

Function Bawaan Odoo untuk Mengolah Tipe Data Float

Float adalah tipe data yang berupa bilangan dengan beberapa angka di belakang koma. Odoo, sebagai aplikasi bisnis tentu saja tidak bisa lepas dari tipe data satu ini. Misal untuk menyimpan data sisa stok, harga jual dan lain-lain. Jika anda belum tahu, sebagai informasi odoo memiliki beberapa function bawaan untuk mengolah data bertipe float, yang mungkin ….  Read More

Penggunaan Unit of Measure atau Satuan pada Odoo

Dalam jual beli umumnya kita menjual atau membeli barang dalam satuan tertentu, misal dalam satuan unit, kilogram, atau meter. Satuan pada odoo biasa disebut Unit of Measure atau biasa disingkat UoM. Pada odoo kita bisa menjual barang dalam banyak satuan, asalkan masih dalam satu kategori. Misal masih dalam kategori jumlah, seperti pcs, unit, lusin, pack ….  Read More

Penggunaan System Parameter pada Odoo

System parameter pada odoo adalah suatu model dengan format key value pairs yang digunakan untuk menyimpan pengaturan aplikasi. System parameter hanya digunakan untuk menyimpan pengaturan saja, penerapannya harus di-koding secara manual di tiap model sesuai kebutuhan. Model dari system parameter adalah ir.config_parameter. System parameter biasanya digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan suatu fitur, menyimpan nilai default ….  Read More

Mengirim Email ke Customer pada Odoo

Email menjadi pilihan yang murah jika kita ingin mengirim notifikasi kepada customer, dibandingkan dengan pesan melalui sms atau whatsapp. Dengan email kita juga bisa membuat desain yang lebih menarik dengan pesan yang lebih panjang. Sehingga kita lebih bebas dalam membuat pesan. Sebelum mengirim email kepada customer kita harus melakukan pengaturan Outgoing Email Server terlebih dahulu. ….  Read More

Penggunaan onchange dan compute pada Odoo

Pada odoo ada 2 cara untuk menghitung nilai suatu field secara otomatis. Yaitu menggunakan decorator onchange atau field parameter compute. Gunakan decorator onchange jika kita ingin nilai suatu field berubah jika nilai field lain berubah. Misal kita memiliki 3 field seperti ini Jika kita ingin nilai dari field result berubah jika nilai dari field_1 atau ….  Read More